Tatkala hidup tak lagi nikmat

“tatkala hidup tak lagi nikmat, dan secangkir kopimu semakin terasa pahit”

Jika dan hanya jika pahit menciptakan ketidaknikmatan, maka manislah penengahnya. Hidup bukan tentang aku, kamu, kita, mereka. Hidup mencakup semuanya, di kala semuanya itu tak dapat didefinisikan. Belum sempat atau memang belum terlintas untuk menciptakan definisi tersebut. 

Akan ada masa di mana semua yang belum terdefinisikan, ditulis dalam sebuah kamus kehidupan antara aku, kamu, kita, mereka, dan yang belum terdefinisikan.(oln)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s