Ketika Aku, kamu, Kita, dan Mereka

Kamu, aku, kita dan mereka.

Tak ada dari cakupan itu yang menyukai tetesan air dari sebuah kerinduan.

Jatuh menderai di tepian lengkungan bidikan mata.

Senja di sudut barat-Nya tak akan selalu tampak jingga.

Namun, kala jingga tak selalu meremang untuk kamu, aku, kita dan mereka.

Aliran darah dari setiap alirnya selalu ingin, akan dan setia untuk merindu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s