Tentang Rumah Ku

“Tentang Rumah Ku, berbagai macam musim tlah ku rengkuh, jadi saksi bisu cerita mimpi indah di masa lalu, yang terlahir dari sebuah gerbang waktu, yang menjadi tembok kokoh mengitari rumah ku . . .”

kutupin lirik lagu Tentang Rumah Ku yang dibawakan oleh Dialog Dini Hari. Lagu yang membuat gua serasa ingin terus pulang dan pulang lagi ke rumah. Yaa . . ., walaupun nggak semewah istana negara, tapi karena kenyamananlah yang membuat gua selalu rindu buat pulang dan merasakan aroma rumah yang begitu khas :).

Ada pepatah yang mengatakan

“Sejauh-jauhnya seseorang pergi merantau, kelak dia akan kembali ke tempat asalnya”.

Yaaa . . . menurut gua kata-kata itu memang benar, karena gua rasa jika kita jauh rumah ada sesuatu yang kurang dari apa yang ada pada kita. Ya itulah suasana rumah. Walaupun kita udah dapat tempat yang jauh lebih bagus, nyaman dari rumah kita, tapi tetap saja rumah yang membuat kita harus kembali untuk menikmati tempat di mana kita selalu berada.

Hal ini yang sebenarnya gua rasain, tapi gua sebenarnya bingung gua itu anak rantauan atau buka(?) –” , secara gua lahir di Sleman, Yogyakarta , terus gua tumbuh dan berkembang (ceeiillaahh bahasa biologi banget.wkwk) di Rote, NTT.Pulau paling selatan Indonesia. Terus, gua SMA di Bedono, desa terpencil di Kabupaten Semarang. Terus sekarang gua kuliah kembali ke tanah kelahiran gua. Yogyakarta, tapi gua bukan tinggal di Sleman, gua tinggal di Bantul. Kabupaten paling selatan Yogyakarta. Yang terkenal dengan Pantai Selatan, yang secara ada pemiliknya.HIHIHIHIHI. Pasti pada tahulah siapa. hehehehehe.

Yaaa… gua kalau mikir-mikir enak juga jadi gua, bisa pindah-pindah (bahasa gaholnya NOMADEN) bisa ngerasain banyak budaya, bisa banyak ngerti tentang karakteristik orang-orang 😀 . Ya itulah yang gua rasain, gua serasa punya banyak tempat buat gua pulang dan menikmati suasana rumah. Ya, walaupun sekarang gua tinggal sendiri, disatu rumah, tapi gua tetap nyaman, karena gua ngerasain suasana rumah sendiri dan bukan rumah orang lain. hehehehehe 😀 , tapi adakalanya gua juga rindu suasana rumah yang di Rote, suasana yang gua rasain selama 14 tahun lamanya 🙂 suasana yang nggak bakalan gua lupain, dan suasana yang selalu buat gua ingin kembali ke sana dan kembali lagi. (oln)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s