LANJUTKAN!!!

Hari ini gua sedikit ngalamin hal nggak mengenakan 😦 dari badan gua yang lemes banget (serasa udah mau selesai nih hidup), sampai air di rumah gua mati (jadi nggak bisa mandi…wooyy). Tapi, hari ini gua nggak sepenuhnya ngerasain hal yang buruk, gua yang sedari malam nggak buka hp gua sampe pukul 15.30 WIB, pas gua buka gua dapat kabar gembira, teman gua Ana Rosiana sang sutradara muda asal Bali, hari ini tepatnya tanggal 27 februari film pendek garapan dia tayang perdana di MICE MOSTRA INTERNACIONAL DE CINEMA EDUCATIU 2016 Valencia, Spanyol. woooowww…. 😀 satu kata buat kolega gua “LANJUTKAN!!!” .

Tak henti-henti rasanya untuk selalu ngasih dia sanjungan dan semangat. so.., secara dia sekarang baru menginjak umur 17 tahun. Diumur segitu gua rasa seharusnya dia masih mulai belajar untuk mandiri dan menempuh untuk berjuang dalam hal akademik. Tapi, dengam melihat keyakinan dan tekadnya Ana dengan yang mampu keluar dari zona nyamannya. Dia mampu melebihi apa yang seharusnya dia lakukan sekarang ini denga umurnya yang segitu.

Yaa, gua rasa ini bisa jadi contoh buat kita anak muda jaman sekarang, kita nggak mesti ngikutin susunan aturan yang sudah berlangsung sejak jaman dulu kala.wkwkwkwk.Sudah saatnya kita keluar dari zona nyaman kita, dan berbuat sesuatu mungkin denga begitu kita bisa tahu apa kemampuan kita sebenarnya dan kreativitas kita sesungguhnya, sama halnya yang dilakukan teman gua Ana Rosiana.

Pesen gua cuman satu, “berani keluar, dan nikmati tekatmu”. (oln)

Iklan

Menggugat Tuhan

Weeeiiitttsss gila bener tuh judul, “Menggugat Tuhan”. Salah Tuhan apa coba ampe digugat segala –“. Hidup Tuhan yang ngasih, keluarga-temen-musuh-pacar Tuhan yang ngasih, masih aja gugat Tuhan, nggak salah apa(?).

Gua rada geli baca artikel yang membicarakan tentang hal ini, “Seorang Tokoh Politik Amerika Mengajukan Gugatan kepada Tuhan”.

Pelaku penggugat bernama lengkap Ernest William Chambers dengan panggilan Ernie. menurut artikel yang gua baca, Ernie adalah seorang tokoh politik di negara bagian Nebraska, Amerika Serikat. Alasan dari dia menggugat, karena dia menganggap Tuhanlah yang telah menyebabkan peristiwa kekerasan, seperti gempa bui, tornado, aksi teroris, kehancuran, bencana alam, serta kematian. Tapi yang gua kocak adalah pengadilan menolak gugatan Ernie –“. Yaiyalah, secara mana ada pengadilan yang mau nerima gugatan kayak gituan, dikira pengadilan yang ngurus malaikat apa.

Menurut artikel itu lagi, Marton Polk selaku Hakim Pengadilan Douglas Country, menolak gugatan ini, karena pihak pengadilan tidak dapat menghubungi Tuhan dan alamat rumah-Nya tidak terdaftar.

Hadeeehhh –” aneh-aneh aja orang sekarang, banyak kasus yang menurut gua nggak masuk diakal. Lihat aja berita di surat kabar. “Artis Dangdut berinisial SJ melakukan pelecehan terhadap remaja laki-laki berusia 18 tahun”, yaaa kita tahu sendirilah ya(?) inisila SJ itu siapa, berjenis kelamin apa? masak iaa, dia ngelakuin pelecehan seksual, korbannya laki-laki lagi –“.

Ehhh sekarang gua nemu berita ada orang yang mau nggugat Tuhan. Mbok dipikir siapa anda(?) siapa TUHAN(?), secara kita itu ciptaan Dia, masak lu yang udah dikasih hidup mau digugat juga penciptanya. Ya menurut gua, ini jadi refleksi buat kita semua ajalah ya, jadi orang tuh ya yang sedikit waraslah, bodoh nggak apa-apa, asal jangan jangan kebangetan. Mau terkenal(?) masih banyak cara lain yang bisa buat lu jadi terkenal. Ikut tuh open mic stand up comedy, kan sekarang lagi marak-maraknya stand up comedy. Mungkin siapa tahu, bisa terkenal darpada harus gugat Tuhan buat terkenal, malah kena sendiri akibatnya, coba ampe ditegur Tuhan, selesai dah hidup lu. wkwkwkwkwk.

Yaaa gua cuman mau pesan, kalau mau nekat tuh, ya dipikir dulu, disusun dulu yang matang biar nggak sakit #eehhhh . Nekat juga butuh perhitungan coy. hehehehehe (IG Mitos-oln)

LGBT

LGBT(?) apaan tuh . . . kepanjangannya sih gua kagak tahu pasti.wkwk, tapi intinya itu buat julukan bagi para kaum penyuka sesama jenis. Lagi marak banget nih sekarang tentang LGBT. Gua bingung kenapa ampe segitunya ya, respon tentang para penyuka sesama jenis –“, perasaan udah lama banget dah banyak orang yang kayak gini.

Yaa, gua rasa terkadang masyarakat umum tuh cuman melihat sisi buruknya aja dah, ya kalau masyarakat nggak senang sama para kaum”begituan” kenapa nggak dari dulu aja mereka menolak keberadaan kaum para penyuka sesama jenis –“. Kenapa baru sekarang masyarakat nunjukin ketidaksenangan mereka(?). Menurut gua wajar aja sih kalau ada kaum seperti “itu” di masyarakat umum, so…, kenapa harus dipermasalahin? kalau gua sih selagi mereka nggak mengganggu privacy orang lain, fine-fine ajalah yaa.

Mereka juga manusia coy, punya hak buat kebebasan mereka. Kalau emang itu piliham mereka dan jalan hidup mereka, yaudalah mereka yang jalanin ini, untung-rugi di mereka kok 🙂 , jadi kita nggak usah sok-sokan buat nolak mereka dah. Gua sih bukan mendukung mereka, tapi juga nggak nolak mereka, karena gua pikir itulah dinamika hidup-pasti “aneh” :D. Mendingan pikirin diri sendiri, pikirin keadaan daerah masing-masing biar kagak makin jauh tertinggal 😀 hehehe. Udahlah ya, masalah LGBT biar jadi topik pelajaran aja buat kita. Pelajaran buat kita menerima orang dengan keadaan apa adanya, bukan malah memojokin mereka. Yang penting kita selalu hidup dengan aman dan damai tanpa ada perselisihan.Ok(?). OK dong. hehehehehe. sssstttttt (oln)

Karena Hidup Banyak Rasa

Kayak slogannya Good Day

“Karena Hidu Banyak Rasa”

Kalimat yang pas menurut gua, yang bisa menggambarkan situasi yang barusan gua alami, sebelum gua nulis postingan ini :).

Punya banyak temen yang bisa dianggap kayak “an**ng” itu emang asik, bukan karena sifatnya yang kayak gitu, tapi kedekatan bagaikan proposal dan materai 6000 yang buat gua ngerasa jadi punya arti dalam hidup gua.

Dalam situasi apapun kalau ada mereka bisa ngerasa nyaman dan aman. Cuman kecil bisa besar dan hal geaer tetap besar bahkan bisa jadi lebih besar –“. Yang hanya dari bermain UNO bisa buat gua yang cuman nonton (karena gua lupa cara mainnya) dan kalau gua maen gua takut menang :D. Bisa buat gua ampe sakit perut ( bukan karena kebelet BAB, tapi karena keram akibat kebanyakan ketawa :)).

Ya, itulah yang dinamakan temen, bahkan gua anggap saudara sendiri, padahal gua baru kenal dalam jangka waktu sekitar satu semester, tapi gua ngerasa kayak udah lama banget gua kenal teman-teman gua ini.

Sahabat bukan harus memiliki materi, tapi harus memiliki nyali :D. Bukan jaim, tapi maen bareng.

Postingan kali ini kayak banyak iklannya.wkwkwk. 😀 Bodoh amatlah, yang penting #janganlupabahagia (oln)

Tentang Rumah Ku

“Tentang Rumah Ku, berbagai macam musim tlah ku rengkuh, jadi saksi bisu cerita mimpi indah di masa lalu, yang terlahir dari sebuah gerbang waktu, yang menjadi tembok kokoh mengitari rumah ku . . .”

kutupin lirik lagu Tentang Rumah Ku yang dibawakan oleh Dialog Dini Hari. Lagu yang membuat gua serasa ingin terus pulang dan pulang lagi ke rumah. Yaa . . ., walaupun nggak semewah istana negara, tapi karena kenyamananlah yang membuat gua selalu rindu buat pulang dan merasakan aroma rumah yang begitu khas :).

Ada pepatah yang mengatakan

“Sejauh-jauhnya seseorang pergi merantau, kelak dia akan kembali ke tempat asalnya”.

Yaaa . . . menurut gua kata-kata itu memang benar, karena gua rasa jika kita jauh rumah ada sesuatu yang kurang dari apa yang ada pada kita. Ya itulah suasana rumah. Walaupun kita udah dapat tempat yang jauh lebih bagus, nyaman dari rumah kita, tapi tetap saja rumah yang membuat kita harus kembali untuk menikmati tempat di mana kita selalu berada.

Hal ini yang sebenarnya gua rasain, tapi gua sebenarnya bingung gua itu anak rantauan atau buka(?) –” , secara gua lahir di Sleman, Yogyakarta , terus gua tumbuh dan berkembang (ceeiillaahh bahasa biologi banget.wkwk) di Rote, NTT.Pulau paling selatan Indonesia. Terus, gua SMA di Bedono, desa terpencil di Kabupaten Semarang. Terus sekarang gua kuliah kembali ke tanah kelahiran gua. Yogyakarta, tapi gua bukan tinggal di Sleman, gua tinggal di Bantul. Kabupaten paling selatan Yogyakarta. Yang terkenal dengan Pantai Selatan, yang secara ada pemiliknya.HIHIHIHIHI. Pasti pada tahulah siapa. hehehehehe.

Yaaa… gua kalau mikir-mikir enak juga jadi gua, bisa pindah-pindah (bahasa gaholnya NOMADEN) bisa ngerasain banyak budaya, bisa banyak ngerti tentang karakteristik orang-orang 😀 . Ya itulah yang gua rasain, gua serasa punya banyak tempat buat gua pulang dan menikmati suasana rumah. Ya, walaupun sekarang gua tinggal sendiri, disatu rumah, tapi gua tetap nyaman, karena gua ngerasain suasana rumah sendiri dan bukan rumah orang lain. hehehehehe 😀 , tapi adakalanya gua juga rindu suasana rumah yang di Rote, suasana yang gua rasain selama 14 tahun lamanya 🙂 suasana yang nggak bakalan gua lupain, dan suasana yang selalu buat gua ingin kembali ke sana dan kembali lagi. (oln)

Pagi Ku

Pagi yang nggak mengenakan dab –” , gmn nggak mengenakan kuliah jam 07.00 gua bangun jam 06.07… Gua mandi cuman 5 menit, yaa dengan kecepatan motor beat gua, gua ampe kampus 06.55.

Udah udah… Intermezo LoL buat pembukaan tulisan gua . Wkwk. Hari ini gua kuliah Kewarganegaraan, pagi-pagi udah ngomongin ideologi aja.hahaha. Tapi untungnya kagak ngomong yang berat-berat. Cuman ngomongin visi-misi. hadeehh –” gua aja di sini belum ada visi-misi ke depan… Ini malah udah ngomongin visi-misi kewarganegaraan… Yaa mana gua tahu.wkwk.

Yaaaa 2 sks yang membosankan, udah isinya cuman ngomongin arti visi, ngomongin Einsten –” ampe ngomongin arti eka-ika.Ika mah teman gua anak kelas A 2015.wkwkwkwk. Yaa udahlah yaa dosen mah bebas. Terserah dia mau nanya apa(?), mau bahas apa(?) terserah dia, yang penting dia senang.hihihihi.

Hari ini gua rasa akan menjadi hari yang panjang, bukan karena jadwalnya, tapi yaa karena orang-orang yang gua rasa sedikit aneh buat hari ini jadi panjang –“. Tapi, yaa gua nikmatin ajalah, karena hanya dengan itu gua bisa ngerasa hidup coy. Apalah artinya hidup, jika kita tidak menikmatinya :). (Oln)

KOPI

Hitam dalam arti sesungguhnya adalah gelap, yaa gelap. Dalam arti lain orang menganggapnya sebagai sebuah kekelaman, tak ada harapan, bahkan menakutkan untuk berada di dalamnya. Hal itu membuat banyak orang tidak menyukai akan “HITAM”, namun hitam sendiri menurut diri saya sendiri adalah sebuah tantangan, di mana kita bisa merasakan hal-hal yang menakutkan dan bisa menaklukannya.

Kopi sama halnya dengan hitam. Banyak di antara kita yang tidak menyukai kopi, karena dianggap sebagai minuman yang pahit, tidak enak, dan tidak menyehatkan. Sama halnya dengan hitam, jika kita mau mencicipi kopi dan menikmatinya, maka kita akan menemukan sebuah cita rasa yang begitu menggairahkan dan menyegarkan :).

Karena sebenaranya Kopi, seperti halnya sebuah kehidupan yang tidak pernah mulus dan tidak pernah terasa manis. Hidup itu sendiri akan terasa indah dan menyenangkan jika di dalamnya kita merasakan sebuah kepahitan, karena dengan begitu kita bisa menemukan apa artinya sebuah kehidupan yang sebenarnya.

So . . ., hitam, kopi, dan hidup memiliki sebuah arti yang sebenarnya sama, dalam memaknai sebuah arti, yang membuat kita bisa belajar dan menikmati dari arti tersebut.(oln)